SENJA MURAM

dihamparan bukit ketidak-abadian

sejuta angan melayang

seperti bunga ilalang

tertiup angin kencang

adakah sesal ikut terhempas?

telah dilahirkan di negeri ini

tanpa tali ari-ari

dan sang penguasa

tak peduli pada durjana

yang merengkuh sudut-sudut kota

tak ada senyum

canda tawa

senja muram

terbungkus dendam.

One thought on “SENJA MURAM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s