PERCAKAPAN MAWAR PUTIH DAN MELATI

mawar putih:

akulah bunga idaman

pria dan wanita

wangi dan putihku

bagai selimut mimpi

lambang cinta nan suci

meski aku berduri

tetapi wangi cintaku abadi

melati:

aku tahu semua itu

aku juga tahu

sampai bersanding

diatas mahkota pengantin

bukanlah inginku

tetapi harumku

yang merdu merayu

dalam cium mesra

dan peluk hangat

semua tamu

mawar putih:

kamu belagu

karena banyak yang mesra

memegangmu

justru kamu terlihat murahan

melati:

ya tak apa…

kamu sebut aku murahan

daripada kamu cepat layu

(melati berbisik)

“..low profile but high quality..”

HIDUP ITU JANGAN….

katanya hidup ini perjuangan

“..jangan pakai hati

tapi pakai pikiran dan rasa..”

aku tak setuju kalau pakai

” kupikir dan rasanya.”

..nanti jadinya..

kupikir-pikir dulu

dan ..rasanya,

dulu…?

itu penyangkalan dan keraguan

makin membuat kita tak pernah tau

kesalahan

bahkan sulit untuk mengakui

apalagi memperbaikinya

hidup itu jangan dengan penyangkalan

ataupun rekayasa rekayasa

untuk jaga wibawa

hidup itu jangan terlalu santai

nanti tak sampai sampai

hidup itu jangan jadi penjilat

nanti kena kwalat

hidup itu jangan dengan khayalan

yang tak sesuai kemampuan

hidup itu jangan cuma banyak bicara

nanti kehabisan kata hadapi realita

hidup itu jangan semena-mena

nanti bisa mati rasa

hidup itu jangan se-enaknya

masa tua pasti tak enak jadinya

lalu ..

hidup itu harus bagaimana ?

hiduplah sesuai kehendak Tuhan

..Tuhan itu ada dimana ya ?

carilah dalam denyut nadimu sendiri

apakah kamu yang menghidupkan nadi itu ?

carilah dalam berjuta kemampuan otakmu

apakah kamu mampu menciptakan

segumpal otak.. ?

kamu bagaikan seekor katak dalam tempurung

yang bingung dan mudah murung

hanya karena tersandung

itu sebabnya….

hidup itu jangan pakai aji mumpung

nanti kamu kecemplung..