TENTANG MALAM ITU

malam itu

kamu datang kehadapanku

menangisi… semua duka

yang menorehkan luka

kamu menangis sepuas hatimu

hanya aku

yang mampu merangkul tangismu

merawat luka-lukamu

sambil kunyanyikan lagu rindu

rindumu

pada genggaman cinta

sang kekasih yang telah pergi

rindumu yang berharap

cinta itu datang kembali

bersemi direlung hati

meski pada lain hati

kunyanyikan lagu rindu

rindumu

yang tak pernah habis menunggu

meski dalam nyanyian sendu

kamu tetap rindu…

menangislah sepuas hatimu

hanya aku

yang dapat menghapus airmatamu

lalu kubasuh

dengan segenggam rindu

bagi hari esokmu…

MALAM YANG BISU

hatiku berteriak lantang

pada malam yang sepi

awan gelap

tanpa bulan

tanpa bintang

tanpa rasa berdosa

kumaki semuanya

karena

aku tak dapat berlari

dalam gelap

aku tak dapat menangkap keindahan

tanpa rembulan

aku tak dapat menggapai langit

tanpa berpijak pada tiap bintang

aku tak dapat terbang

sayapku patah

andai saja..

malam tak sebisu ini

akan kupanggil peri peri kecil itu

untuk bawa secuil anganku

kedalam sunyimu

dimana sayapku tadi patah

ketika mencarimu

dan terus mencari

dalam kekinian

dalam keabadian

…malam tetap membisu

hatiku berteriak lantang

pada malam yang sepi

awan gelap

tanpa bulan

tanpa bintang

tanpa rasa berdosa

kumaki semuanya……

LEWAT TENGAH MALAM

malam mulai merangkak perlahan

awan kadang menutupi bulan

tetapi kamu tetap indah..

menyusuri detik detik hari

menantimu disini

dibalik tirai mimpi

seperti pada malam malam sebelumnya

kutatap jemari

menari dalam coretan rasa hati

meski hanya butir butir kata usang

tentang sebuah pencarian

yang kamu sembunyikan

tetapi kamu tetap indah..

menyusuri detik detik hari

menantimu disini

dalam dekapan sepi.