PERJALANAN KE EMPAT

di tiap jalan

kutemui persimpangan

diguyur hujan

dingin

pori-pori tubuh menciut

ada rasa takut

menggelayut

sebuah keyakinan

tertuju kepada kebenaran

dimana nasib dan takdir

dipertaruhkan

kamu merasa benar

dia merasa lebih benar

aku juga rasa benar

di tiap jalan

kutemui persimpangan

sebuah keyakinan

yang sama satu tujuan

dimana nasib dan takdir

dipertaruhkan

bukan untuk sebuah pertengkaran

yang memicu kehancuran

atau memang kita lebih senang

menjemput kehancuran..?

di tiap jalan

kutemui persimpangan

ada rasa takut

menggelayut

karena maut

tak pernah menyahut.