PERJALANAN KE EMPAT

di tiap jalan

kutemui persimpangan

diguyur hujan

dingin

pori-pori tubuh menciut

ada rasa takut

menggelayut

sebuah keyakinan

tertuju kepada kebenaran

dimana nasib dan takdir

dipertaruhkan

kamu merasa benar

dia merasa lebih benar

aku juga rasa benar

di tiap jalan

kutemui persimpangan

sebuah keyakinan

yang sama satu tujuan

dimana nasib dan takdir

dipertaruhkan

bukan untuk sebuah pertengkaran

yang memicu kehancuran

atau memang kita lebih senang

menjemput kehancuran..?

di tiap jalan

kutemui persimpangan

ada rasa takut

menggelayut

karena maut

tak pernah menyahut.



2 thoughts on “PERJALANAN KE EMPAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s