AKU TAHU… KAMU CINTA

ditengah lelap tidurku

kamu datang

mengusap wajahku

membelai rambutku

meski tak menyentuh jasadku

kamu ucapkan “cinta”

aku terbangun

ingin memelukmu

tetapi kamu menghilang

..aku tahu…

kamu cinta

dalam derai airmata dihatimu

mengapa..?

biarkan luka semakin menganga

pedih dan perihnya hati

bagai senjata bagi jiwa

kamu yang datang

lalu menghilang

seperti bayang-bayang diri.

TERPAKU DALAM BISU

dulu,

ketika orang menyebut NamaMu

ada rasa mengalir dalam derap jantungku

terkurung dalam pencarian WajahMu

cukup lama aku mencari

diantara serentetan perpisahan

demi perpisahan

senantiasa aku mencariMu

sampai kutemukan NamaMu

dan WajahMu

yang membalut rindu tubuh kecilku

dengan sejuta rasa

dalam satu raga.

AKU.. YANG KAMU TAHU

aku memang bukan milikmu

aku juga bukan untuk dia

ditengah keramaian

aku lebih suka berselimut sepi

bermesraan dengan suara angin

ketika marah, ranting jadi patah

suara-suara hati manusia

yang penuh damba dan keluh kesah

merajut citra hiasi bingkai sejarah

aku memang bukan milikmu

aku juga bukan untuk dia

ditengah keramaian

aku lebih suka dialog sang jiwa

bercengkerama mencari makna

ketika perang, semangat jadi menyala

suara-suara hati manusia

sama

seperti sebuah perjalanan rasa

aku..

yang kamu tahu.

 

KAMU..?

ketika aku tersudut

ditengah kemelut

kamu menyambut

hilangkan rasa takut

ketika aku menangis

didera duka yang mengiris

kamu turut menangis

perlahan hilangkan semua desis

hingga duka semakin menipis

ketika aku kehilangan kamu

aku tak mampu

sungguh… aku tak tahu

mengapa aku tak mampu?