WAJAH DIDALAM CERMIN

dusta sepanjang harimu

melayang terbang ke awan

lenyap ditelan gelap

padahal telah kamu ikuti jumlah hari

bahkan berbulan-bulan

hingga dari tahun ke tahun

berapa keping emas yang telah kamu buang

untuk mengejar ‘gengsi’ yang kamu dambakan

dusta sepanjang harimu

melayang terbang ke awan

lenyap ditelan gelap

malam…

kembali bernyanyi

dibalik selimut keraguan atas kesempatan

kesempatan pabila gurat telapak tangan

ada dalam genggaman sang gelandangan

dusta sepanjang harimu

hingga dari tahun ke tahun

berapa keping emas yang telah kamu buang

untuk mengejar  ‘gengsi’ yang kamu inginkan

rindu itu tak perlu

pabila kamu tetap membisu

terpaku dalam keangkuhanmu

begitulah takdirmu

begitulah…. seperti

wajah didalam cermin itu

tengoklah.