SESUDAHNYA

sesudah kamu telan nikmat

yang sekejap hilang dalam serpihan rasa

….lega

……….sendawa

mana terimakasihmu?

semesta diam saja

kamu lupa,

nyaris  diperbudak duniamu sendiri

padahal sesudahnya

sesudah kamu telan nikmat

yang sekejap hilang dalam serpihan rasa

….lega

……….sendawa

Kamu lupa,

pada alam abadi nanti

yang tertinggal..

jiwa jiwa suci dalam pelukan rasa belas kasih

bukan .. hati yang dikendalikan rasa nikmat duniawi

bukan pula sekarang hidup namun tak punya hati

sesudahnya,

sesudah kamu telan seluruh nikmat

kami titipkan manusia biasa

disetiap penghujung senja

tak kembali setelah bencana dinihari

disetiap dinihari dan,

sesudahnya…

tanda tanya yang kamu jawab sendiri.

KALAM

ENGKAU yang menuliskan

disudut tatapan mata kami

ENGKAU pula yang membacakan

ketepi hati kami

kami tak sendiri

namun terkadang tak tahu diri

bersama KALAM,

dia diam..

diam..

Kalam kalem

menepis kelam

lalu kamu campakkan…

siapa kamu ?

kami tak sendiri

namun terkadang tak tahu diri.