AKU BUKAN BIDADARI

cahaya yang turun dari jauh WajahMU
memandikan tubuh renta jasadku
dengan berjuta serbuk emas
bergulir
diantara bintang dan gelap malam
menari
mengelilingi lubang pori-pori sekujur tubuh
mengalir indah di putaran nadiku
aku hanyut
pada detik detak jantungku
lalu,
dari titik gelap jauh WajahMU
Cahaya Putih MilikMU menerobos ruang dan waktu
merasuk masuk ditengah rongga kening
menghapus masa lalu,
membasuh ilusi panasnya ambisi,
membunuh virus energi yang merusak hati

biarkan saja yang hitam semakin hitam
kelabu jadi ungu
dan putih akan tetap putih
dalam rengkuh CahayaMU

kutatap malam
terlelap ditengah kelam
aku bukan bidadari yang turun dari langit
yang membalut luka pedihnya tiap hati
aku bukan bidadari untuk secuil rindu
yang menggebu tetapi gagu
dan tak bermutu !

KAU bagikan
Cahaya dari kejauhan langitMU
KAU bagikan selapis dari setetes cahayaMU
selapis dan….
setetes
demi setetes
sampai airmata yang menetes
tak mampu lagi,
basahi bumi

Satu saat nanti..

*TELAGA KAHURIPAN*

..Selasa, Ramadhan ke-9

..jam 23.30 tgl 23 Sept 2008

4 thoughts on “AKU BUKAN BIDADARI

  1. ENGKAU TETAP BIDADARIKU

    Jika engkau bukan bidadari
    — lantas siapakah aku
    Jika engkau terbaring dalam jasad rentamu
    — lantas dengan siapakah aku

    Engkau tetap bidadariku
    walau aku harus sendiri memandang bintang-bintang di ujung langit
    walau aku harus berdiri sepanjang malam
    walau aku harus meratapi tubuh rentamu

    Engkau tetap bidadariku
    di sepanjang hidup
    di sepanjang asa
    di sepanjang engkau menungguku di pintu surga-Nya
    😀

    1. Pak Irwan P.Ratu Bangsawan :
      nice poem, like it…. !

      rasa terbang ke angkasa
      diantara lekuk awan pagi
      tetes embun dan airmata
      menabuh mimpi

      tengoklah…
      para bocah berlari-lari
      mengejar pagi di pematang sawah
      tanpa alas kaki menuju sekolah
      ditelapak kakinya tersirat karsa
      dikeningnya tersurat harap
      dalam jiwanya
      terlukis pintu menuju surga
      ataupun…
      neraka

      aku tak menanti
      aku bukan penjaga pintu surga
      karena surga dan neraka
      hanya pilihan saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s