RUMAH MELATI

Rumah kita dulu menyimpan sejuta kenangan
rentetan perpisahan demi perpisahan
kehangatan yang terhapus jaman

Rumah adalah tubuh tubuh kita dahulu dan sekarang..
kemerdekaannya, cantiknya bukan milikmu seorang
keberadaannya hanya penghias jaman yang bakal usang

curah hujan senja tadi, menggiring gigil diruang ruang
menutup pori-pori yang semakin garang
hilang… terbang, menghilang di balik berang

dimana lentera rumah milikmu?
bocah berpayung gapai seribu
bagi dingin tubuhmu

setetes air hujan tertinggal di kelopak melati
bayang-bayangnya cermin wajah dan hati
yang tak pernah mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s