MENGAPA?

mengapa..?
aku tak tahu
apa salahku?
mengapa kamu diam?
mengapa?
aku kawini kamu pada gemulai angin senja
saat kemuning tebarkan aroma
kupeluk kamu pada dingin malam
yang haus kehangatan cahaya rembulan
mengapa kamu diam?
wahai… kata kata
dimana kamu sembunyi?
berkatalah…
meski aku lupa menegurmu
saat kupandangi cerita suka dan dukamu
pada rinai hujan
aku lupa memberi tanda
benar atau salah pada waktu yang terlewati
aku lupa
lupa menegurmu.. pada kegeraman
sumpah serapah yang jadi sampah resah
dan aku tak sempat menegurmu
pada nikmat diujung lidah yang lenyap
oleh ludah…

mengapa..?
aku tak tahu
apa salahku?
mengapa kamu diam?
mengapa?

4 thoughts on “MENGAPA?

    1. hai, mas Akhmad Muhaimin di Jogya..
      selalu sehat ya.
      ikh, jadi kangen gudeg simbok dipojok keraton
      ..hehe…
      makasih apresiasinya.
      Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s