LENDIR DO’AMU

Tuan,
waktu terus bergulir
sejumput do’amu telah jadi lendir
didalam cangkir
tuan,
apakah sungguh kamu..
yang dipertuankan oleh jaman?
perjalanan detik bisu
lenyapkan penasaranmu
tuan,
buat apa kamu hadir disini?
tahu ada aku disini
diantara mereka ada yang iri
mentertawai
dan benci
jiwa mereka mati
mereka akan mati dalam ulah sendiri
sedangkan kamu, lupa pada janji
kamu lupa pada janji-janji…
hingga telan ludah sendiri
tuan,
do’amu telah jadi lendir
didalam cangkir
jangan pandir
waktu terus bergulir
dan bergilir
tuan,
mengapa nyinyir?
pabila kamu terkilir
aku telah pergi ke hilir

Sambil nyengir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s