GEMBALA SEPIKU

Bukan kecupan aroma melati
diujung malam
bukan pula
pelukan bulan ketika hidup
penuh arti
atau saat berantakan tiada arti
atau bahkan ketika ingin lebih berarti
itu hanya petikan harmoni alami

wahai gembala sepiku,
sampaikan jiwaku…
atas janjiku pada Zat Sang AKU
Sang Pencipta hidupku
Agar terbuka pintu gerbang
yang masih tertutup oleh awan
hitam hidup mereka yang makin kelam
diselimuti kebenaran yang bersimpangan

wahai gembala sepiku,
dimanakah tempat-tempat mereka
beri petunjukMu..
antarkan jiwaku keujung desa
dimana sang bayu menari seharian
membuat bunga merona
sebelum kecupan terakhir mentari
diujung bumi

… seperti yang pernah Kamu ceritakan
kepadaku didalam mimpi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s