BAYANG DALAM HATI

hatiku tak disini
meski kureguk angin
di ujung bukit
dalam panjang malam malam
kesepian temani kerlapkerlip lampu
dari rumah ke rumah
di pedesaan itu

adakah kamu tertidur
lelap disana?
sebuah suara yang lahir
dari lidah yang sama
benihmu akan terus hidup

hatiku tak disini
ikuti langkah bayangmu
meraba dalam gelap asa
merana karena tak kuasa
mengejar mimpi

di ujung bukit…
kutangkap kunang-kunang
untuk terangi jalanku
dari rumah ke rumah
kucari bayangmu
dalam kepungan rindu
yang ku usap setiap helainya
tanpa rasa pilu
tanpa sendu

tak ada cemas lagi dihati
cinta telah cukup
memasuki duniaku
tanpa menunggu musim
dan percayalah,
karena rindu
tetaplah…
rindu.
**

SEBUAH TANDA TANYA

seperti alunan harpa dari semesta
kalau hari ini,
kamu belum punya apa-apa
jangan takut…
aku akan mencukupinya esok
dengan sebuah doa

tak tahukah kamu
sampai tangismu tumpah
dan riangmu pun merekah
berkatalah sesuatu..
agar jiwamu tak kosong
berkatalah sesuatu yang jujur
meski nanti ditelan sepi

kamukah itu..
Jayeng Rana.. ?
**

PERMATA DIHATIMU

didekat dadaku
dadamu
berdegup keras
ketika kamu bertemu
kekasih yang kamu cinta
dalam rindu nan menggebu
kamu tak mampu berkata apa-apa
luluh dalam buai cinta
pesona dunia

didalam dadaku
pernah terdengar jerit tangismu
karena cinta,
karena harta,
dan juga segala pesona
tetapi itu hanya sesaat saja
meski sempat melukai hatiku juga
karena kamu malu
waktu itu,
mendekatiku

ketika kulihat kamu sendiri
duduk dibawah pohon besar
di ujung bukit
menanti fajar yang muncul
dari balik bayangan kabut kabut pagi
dada didalam dadamu
ada dalam dadaku
tersimpan jelas…
permata dihatimu
bagaikan kristal kristal
yang gemerlap diterpa cahaya pagi
kemilau indahnya
selalu hiasi hari hariku
jadikan kamu semakin dekat
denganku
karena cahayaku
adalah cahaya yang ada
didalam hatimu.
**

MENTARI JANGAN SEMBUNYI..

mentari
jangan sembunyi
walau panasmu menerpa
bibir hingga kering
tanah retak-retak
padi tak sempat menguning
air di sungai-sungai,
mengering..
tetapi kami masih butuh kamu

mentari
jangan sembunyi
malam akan tepati janji
mendekapmu dibalik rembulan
hingga embun pagi
memanggilmu kembali

mentari..
jangan sembunyi.
**

KUBERI KAMU SATU SENJA

selalu saja perpisahan
hal yang menyedihkan
lalui sederet perjalanan
kenangan
namun,
semua harus dihadapi
jalani hari harimu
dengan tujuan yang pasti
langkah kaki menuju takdirmu…
sampai kuberi kamu
satu senja lagi
sehabis gerimis, pada sore hari
hantarkan kesejukan
menuju ke pembaringanmu
disitulah tempat kamu mendekat
pada dekapanku
inilah..
bagian halaman terakhir
dari tiap buku
harianku…
**

UNTUKMU

aku pernah bilang padamu
jangan dekati diriku
bila hatimu masih ragu
tetapi, jangan pula menjauh
nanti hidupmu lusuh
jangan ucapkan cinta
bila kamu sendiri belum punya
aku hanya tempat curhatmu
dan kamu berhak
mendapatkan kebahagiaan
sesuai keinginanmu
carilah kebahagiaan itu
dengan hati
karena aku selalu ada
untukmu.
**