SETETES KERINGAT

menatap jejak lelaki tua
terseok langkah kaki renta
bias sengatan mentari
tak jera merambah semangat
dia tampak lelah…
namun hatinya sumringah

setetes keringat
mampir dibahunya
cermin pengabdian keabadian
hidup yang dilaluinya

setetes keringat
jatuh di kelopak mata
bukan perih dia rasa
tetapi dingin
menyentuh guratan usia
ah,
hanya setetes keringat
yang dia punya…
**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s