DUKA RANTING YANG PATAH…

aku tahu
hatimu luka
sangat terasa
sampai kebibir hatiku
kutahu
nuranimu pilu
terasa bagai jemari
tersayat ujung bambu

daun daun kering
telah pergi..
menjauh dari pusara ibumu
jangan sedih putraku
jangan pergi dari dirimu sendiri
meski kamu hanyalah ranting
yang patah
tak pantas berpeluk duka
karena aku selalu ada
untukmu

datanglah padaku,

menangislah sepuasmu
mari berbagi duka bersama
sebelum gelap malam tiba.
***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s