RONA SANG PENGGODA

siapa yang ikat bayangmu
pada lekuk lesung pipit yang merona
dan meliuk disudut hati..?

kenikmatan yang tak berkesudahan
dan tak pernah terpuaskan
meski berkali-kali ingin kamu hentikan
namun liur menggelayut
sampai luput

hanya sebegitukah nilai sebuah kata ‘cinta’ ?
yang kamu ucapkan setelah kamu reguk
seteguk kenikmatan dihamparan malam
pantaskah kamu rindukan sang penggoda
yang tak memberimu keabadian rasa

lekuk lesung pipit yang merona
kini tak sempat meliuk lagi
karena sang penggoda
bukan menggoda
tetapi berubah jadi durjana
yang siap menukik..
hanya untuk menyambar mangsa.
***

2 thoughts on “RONA SANG PENGGODA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s