PESAN TERAKHIR

berkelebat bayangmu dibalik jendela kaca
bagai pencuri mengendap mengintai mangsa
segalanya tentang aku yang kamu tahu
…hanya untaian selaksa peristiwa
diantara desah nafasmu
kamu sering tinggalkan kenangan
kemarahan yang berakhir dengan senyuman
memang menggemaskan

dimuka cermin, kamu bedaki wajahku
meski berkali-kali kutolak
lantaran aku bukanlah penari topeng
seperti yang kamu harapkan
seperti kompromi yang kamu ajukan
tentang untung dan rugi nilai persahabatan
begitukah caramu berkehidupan?
maaf, aku bukanlah penikmat kemunafikan

saat itu,
pada senja penghabisan
berkelebat bayangmu dibalik jendela kaca
sungguh mengejutkan
beberapa detik kemudian, kudengar berita
kamu di ruang gawat darurat
terbujur bisu,
kaku..
tanpa pesan.

DUA CATATAN KECIL

tragedi pertama yang dialami manusia
adalah : dia tidak mampu…
mengalahkan rasa sakit
dan kematian.

TANGIS TANPA KESEDIHAN

Airmata..
hanya air yang keluar dari mata
selebihnya bukan tangisan tentang duka
atau harap dan sesal
yang tak berkesudahan
bukan pula hilangnya semangat
atau kecewa yang menggeliat
dilubuk dada

airmata..
hanya air yang keluar dari mata
tanpa alasan
tanpa kesedihan
ataupun dipuncak kebahagiaan

airmata…
hanya air yang keluar dari mata
entah apa artinya
karena yang menangis bukan raga
bukan pula hati yang teriris
melainkan jiwa yang kembali
bersama kehendakNYA

airmata..
hanya air yang keluar dari mata.

RINTIK HUJAN

Rintik hujan penghabisan
sisa gerimis tipis yang mencekam
menyentuh telapak kaki budha
saat tinggalkan istana
bulat tekad anak raja
memberi kesadaran pada manusia
tanpa menuntut apa-apa

Rintik hujan diakhir gerimis tipis
membasuh darah beku dipelipis
Jesus sang penebus dosa
anak-anak manusia pada jamannya

Rintik hujan gerimis tipis
saat Muhammad masuk ke gua hira
menjauh dari umpatan sinis
para berhala yang mengejar nyawa

Rintik hujan penghabisan
sisa gerimis tipis yang mencekam
peradaban kembali ke peradaban
berulang-ulang….
seperti sisa gerimis tipis yang penghabisan
tinggalkan sebuah titik
di pelataran.

SKETSA RINDU

Gelisah hati
tak cukup menahan rindu
dada bergejolak
menoreh lukisan
tentang sketsa rindu
dirongga hati
segaris harapan mengiris pelan
terasa getar dan getirnya
menusuk-nusuk damba
merampas bias kenangan
tentang duka.

SERIBU MALAM YANG LALU

buah cipta : MAS GURIT (puisisurga.wordpress.com)

Seribu malam yang lalu,
di atas kakiku yang telanjang bulat,
aku berjalan meniti untaian benang rindu,
yang terbentang di antara hampa bayangmu.

Letih ini berjanji setia jadi saksi,
dan menemani ketika muram durja menerpa,
bagai sirip ikan yang menari di air dangkal,
aku menggelepar dalam bejana penantian.

Di hamparan hati yang tak pernah terbagi,
kusematkan sebuah lencana atas namamu,
dan atas nama rasa yang tak mampu bicara,
kucoba sembunyikan seulas senyum palsu.

Seribu malam yang lalu,
apalah bedanya dengan malam ini,
sebilah rindu di dada tak jua melentur,
semakin tajam kala dingin malam menghujam.

SUARA MALAM

Bulan terdiam
bintang sembunyi
dalam gemerisik dedaunan
tiada gejolak bagi sang waktu
tak ada kata sunyi bagi sang angin
tak lepas rias senyap ditepi telaga
aku bersimpuh dalam sebait doa
agar malam tetap bersuara
meski hanya sampai di beranda
dalam nada yang berbeda-beda.

SENJAKU

Senjaku
kala mentari turun diperaduan
tak ada sesal ataupun harap
yang tersisa
hanya sekuntum rindu
yang tertinggal dipucuk mawar

ah, hidup hanya sebuah kelakar
saat CintaMu mekar
Kamu biarkan aku terkapar
dalam sadar
hanya Kamu Yang Maha Besar

Senjaku
rinduku makin menggebu .
pada cintaMu
yang tak pupus oleh waktu.

MALAM YANG HILANG

bukan taburan bunga pada makam duka
hadir dimalam yang hilang
malam itu
aku lupa rasa malamnya
aku lupa rasa pahit dan manisnya
aku lupa wangi tubuh malam
aku lupa senda guraunya
aku lupa sentuhan rindunya
aku lupa…..,
sungguh aku lupa
ada Kamu disana
disini,
aku lelap tertidur

dipangkuan senja.

KURANG ASEM

Bapak,
ayah,
papi,
papa,
Ndoroku,
Juragan teladan…
Betapa kau tak sungkan
tak ragu
dengan seikhlas hati
rela memberi kami
kenikmatan-kenikmatan
yang mereka taburi
rasa pengawet,
pengawet rasa
rasa pewarna
pewarna rasa
rasa sedap
penyedap rasa

kurang asem.