SENJAKU

Senjaku
kala mentari turun diperaduan
tak ada sesal ataupun harap
yang tersisa
hanya sekuntum rindu
yang tertinggal dipucuk mawar

ah, hidup hanya sebuah kelakar
saat CintaMu mekar
Kamu biarkan aku terkapar
dalam sadar
hanya Kamu Yang Maha Besar

Senjaku
rinduku makin menggebu .
pada cintaMu
yang tak pupus oleh waktu.

8 thoughts on “SENJAKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s