BUMI GEMETAR

jantungku berdegup keras
tak seperti biasanya
aku mulai gelisah
entahlah…

Jemari mencabik-cabik waktu
kesenanganmu.. dukaku
kesedihanmu.. kepedihanku

akulah tanah yang kau injak-injak
akulah air yang menghapus dahagamu
akulah padi yang membungkus dagingmu

Jantungku berdebar
segumpal darah mengental
diatas sandal
gemetar.

2 thoughts on “BUMI GEMETAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s