BAYANGMU DIMATAKU

aku selalu menungguMu
disetiap sudut malam
ketika serangga malam bernyanyi
angin malam menari
gemulai
bersama daun pepohonan
bersama bintang bintang di langit
aku terpesona…
berbaring diatas rumput
menatap langitMu
tiada batas

meski diterpa matahari
siangnya
kuhampiri juga rumah kosong itu
tak berpenghuni
tak ada suara
sepi
hampa
dedaunan kering berserakan
debu debu halus beterbangan
lewati garis garis cahaya

dalam sunyi
aku tetap akan menunggu
Kamu disini
meski harus sendiri
seperti rinduku
pada malam tadi
seperti ketika aku selalu
menungguMu
berbaring diatas rumput taman
menatap langitMu
yang tiada batas
bersama bintang
menari di hamparan awan
hingga jatuh
terlelap
dalam pelukan
rembulan

ah…
nikmatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s