SEPENGGAL CERITA….

“selamat malam” ucapmu sambil menelan pedih
kau diam, tertunduk dalam bahasa tak terhingga
aku tahu dan aku juga rasakan
bahwa malam inilah perpisahan itu
menjemput kebersamaan kita
bukan karena tak mencintaimu
bukan pula karena tak membutuhkanmu
tetapi diantara kita tak pernah ada kata saling
yang ada hanya kata saing…

“keputusan” kau bergumam
aku diam, menatapmu dalam bahasa tak terhingga
rasa tak akan pernah dapat dipaksakan
dan aku sangat berpihak pada keadaan
kamu tahu dan kamu juga rasakan
genggaman kekar tanganmu
masih mencekal jemariku
kehangatan ini, sulit kulepaskan
sulit kuabaikan
sulit kuterjemahkan
sulit kulupakan
karena semua ini hanya bakal jadi kenangan

“sadarlah..”
kalimat ini mengejutkan anganku
yang terbang melayang menuju masa depan
“hari semakin malam..” ucapmu lagi
“malam?” tanyaku
kau mengangguk pelan
“selamat malam” bisikmu ditelingaku
kalimat ini mengundang perih
kupandangi malam yang mencengkram kegelapan
dan sisi terang dibagian lain mulai temaram
kupandangi juga wajahmu
yang tak mampu menatapku lagi
aku langsung teringat…
ketika kita tiba di puncak gunung ini
kau memahat kayu ranting yang patah
lalu melicinkannya dengan sebuah batu
yang kita temukan ditengah perjalanan
kau berikan sebagai tanda kenangan

“ranting itu ..?” tanyaku sambil terharu
“semoga kamu tak jatuh lagi”
ah, kita hanya bisa saling tatap…
dalam bahasa tak terhingga
bagi sepenggal cerita.

3 thoughts on “SEPENGGAL CERITA….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s