DARI LALAT KEMBALI KE LALAT

apa yang tersisa dari kesenangan kemarin?
adakah yang terlewat?
kepuasan yang sering menggeliat
ketika jemarimu menyentuh syahwat

diantara lembar-lembar maksiat
gejolak tubuh butuh sesaat
hanya sesaat
kadang lupa tersesat

gemuruh detak jiwamu,
detak pada detik akhir denyut nafasmu
malaikat berucap :
“kamu mau mati dengan gaya apa?
mengapa tak selesaikan kepuasanmu
dengan cara yang lebih terhormat?”

angan larat diujung sekarat
dalam kerumunan lalat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s