RINTIHAN ILALANG

lelaki tampan terseok-seok
saat tongkatnya hilang
diterjang badai
pasrah,
rebah,
rubuh,
luruh,

gemuruh semangatnya
menatap serpihan bunga ilalang
terbang,
melayang,
menuju kejauhan

dalam bayangannya,
disana…
ada suatu tempat bagi ilalang
melepas rintihan
saat badai reda nanti

lelaki tampan ingin berlari
mencari belahan jiwa
adalah kerinduan nan panjang
diantara senyum sang rembulan.

MIMPI INDAH

Malam mengantar menuju kejauhan
terbang melayang
menggapai gelap
ruang-ruang
antara ada dan tiada
saling merengkuh
dikeheningan derap malam
perlahan-lahan,
angan mengambang
tanpa bintang menari-nari
tanpa saksi
diam
sepi menerpa
sunyi menikam
senyap
terlelap
dibawah pohon ara
bulan jatuh
kedalam pelukan
ah, mimpi…
indah nian.

~2013~

AH, SUDAHLAH…

Derai airmata bagai bintang jatuh
kemana, entah?
langit penghias hari berubah cepat
aku tertegun, menatap cermin
disitu masih terpampang wajahku
duuh..

samar-samar tersisa sejumput kenangan
tentang nikmat dunia yang tak terpuaskan
tentang manusia-manusia serakah
yang menjilati ludahnya sendiri
tentang perang yang menghancurkan bumi
berulang kali
untuk sederet ambisi-ambisi

: sejarah, menjarah kebaikan

langit penghias hari berubah cepat
aku tertegun, menatap cermin
disitu terpampang wajahku
ah, sudahlah..
itu hanya sebuah mimpi.

~2013~