Untuk : IBUNDA

saat hujan menepis kelelahan
aku masih berpayung rindu
dibelantara mimpi
langit telah membuka tabir

diantara segumpal cahaya
yang kau simpan disudut terasku
lembayung senja mengantar pelangi
aku masih ingat saat indah itu

kita saling berkejaran
jembatan gantung pun bergoyang
rinduku terbang…
bersama bunga bunga ilalang

Bunda,
hujan berhenti sisakan dingin
aku masih berpayung rindu
rindu kelambu sutramu.

WANITA DAN NYAMUK NAKAL

Plok..
kau tak suka pada nyamuk,
matikan saja!

nyamuk naas tak berdaya
lemparan ringanmu mematikan
dan tangan lain jadi incaran

tangan wanita menarik perhatian
dengan lembut diseruput
seperti nikmat menghirup kopi hangat

wanita kegatelan, menepis jemari lentiknya
balas serangan dengan raket
tetapi raket yang koyak ditengahnya

nyamuk menyerbu dari empat penjuru
hingga media-media melayang tak karuan
wanita itu shok lalu pingsan

wanita cantik itu terbaring koma
sebab racun nyamuk terhirup dada
nyamuk nakal terbang lagi sesukanya.