SAJAK UNTUK DJINGGA

kubawa mimpimu terbang ke langit malam
agar kamu tahu,
merindu cahaya, bukan hal biasa
biarkan bulan biaskan sinarnya
dan biarkan pena yang bertutur kata

tengoklah ke atas,
kubuat puisi terindah di angkasa kelam
yang terpukau dan terkapar di langit
dalam satu harap,
dapat menggali hatimu yang sedang gelap

kekasih, langkahmu masih belum lengkap
tertatih-tatih menuju akhir pencarian
kutatap matamu,
meremang,
dan semakin padam

TUHAN,
Kamu dimana?

~AS~