BIDADARI PELUKIS MIMPI

~mungkin hanya senja
yang masih dicumbu langit dan rembulan
bayangnya membias di pinggiran ombak
menerpa batu-batu karang
yang terdiam

aku terjaga di malam buta
“ah… di mana duniaku?”
di ruang tanpa bataskah?
kidung sunyi berpendar
menuju langit tanpa jeda

bulan memerah
malam menepi ditempat yang tak terbaca
pada musim tekateki kata
bidadari tak lagi melukis bintang
bagi sang pemimpi

apabila malam tak membawa luka
ketika terdengar nama-nama terurai disana
dan ribuan doa mereka menyingkap alam
menghempaskan cemas pada lagu sunyi
adalah sajak cinta yang mereka buat sendiri~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s