SEMBUNYI DI TEMPAT TERANG

12990856_225242771172934_4679853076945075168_n

Jiwa
Bukan inginku kembali ke mayapada
Ketika terik matahari menyengat
Kulihat Orang-orang se-karat

adalah JIWA
yang mencari kesejatianNya
yang kadang terhimpit oleh nista di bejana
durjana

adalah jiwa
yang menangis dipersembunyianNya
yang terbakar oleh hawa dalam dada
angkara

adalah Jiwa
Demi kertas penyambung nyawa
Lalu kau sia-siakan raga
Yang sedang gelap mata

Jiwa
Kau memang tak punya mata
Tapi masih ada sekeping hati
Yang dapat melindap ambisi

Jiwa
Mengapa kau sembunyi
Di tempat uji nyali
atau.. tempat yang hakiki?

~Hihihi.. masih lucu sekali dunia ini~

DIANTARA NOKTAH CINTA

Kau putuskan benang merah dalam sebuah noktah
Menyisakan lubang-lubang hitam tak beraturan
Dan itu membunuh seluruh keyakinanku

Ooo,, jika malam ini aku harus bertanya
Kemanakah dulu rangkaian asmarandana yang memanggilku ?
Kemanakah dawai asmara yang merajutkan ikatan mimpi ?
Kemanakan hembusan nafasmu
ketika aku datang dari arah angin nan jauh ?
Dan kenapa kau sisakan aku dalam koma perjalanan
Hingga keyakinan ini berahir didalam noktah hitam

Ooo…….. jika esok aku masih harus bertanya
di ruang mana KAMU titipkan seUtas CINTA
agar Kami tak lagi papa~

 tipto0002