AROMA KOPI

perjalanan nan panjang
dalam rentang waktu tak terbatas
meski senantiasa ada jeda disana
pada lukisan kesetiaan jiwa
serta bias keabadian sukma

dimana tempat berlabuh
yang sungguh, tanpa…
“huh…”
helaan nafas dedaunan, adalah
warna langit kita yang usang

sensasi-sensasi produk ambisi
sering mengilhami sisi beku hati kita
“hmm….”
nyaris lenyap dalam sekejap
tinggal aroma kopi yang tak pergi~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s