HELAI RASA

kutelan juga racun yang kamu suguhkan
racun cinta bikin mabuk kepayang
kepalang..
kutelan
sebagai asupan
gizi yang kamu ceritakan
dihadapan rembulan

masih kuingat,
ketika kujilati tiap helai rasa
yang kamu berikan
saat kamu robek isi dadaku
dengan pedang kemunafikan
tak pantas sehidup semati
harakiri lebih berarti
itu ucapku…dalam hati

kutelan saja segala racun
yang kamu berikan
kutelan semua sampai kenyang
kemudian,
kumuntahkan dihadapan rembulan
cahayaNya menjilati tepian hati
bagai batu kristal berwarna-warni
yang turun dari langitMu
melumuri mahkotaku

Ini hanya bagian dari mimpi..?

kutelan segaris ukiran ulah rupa dunia
dari masa ke masa
sebait nama tak ubahnya lentera sepi
yang mengingatkan kala sepi menerkam
kutelan juga dalam cengkeraman malam
saat rembulan diam-diam menghilang
kedalam tenggorokan.

6 thoughts on “HELAI RASA

  1. Mmm, pilihan diksi yang menarik, hadirkan suasana hati yang “galau,” dari kacamata pop inti puisi ini “benci tapi rindu.” Tentu, bedanya sesuai judul “Helai Rasa” puisi ini menukik merasuk ke dalam sukma – utamanya bagi siapapun yang “putus cinta ” Kenangan terasa seperti rindu masa lalu, meski jika dihadirkan hari ini, mmm…nanti dulu🤗🤔

    • terimakasih atas apresiasinya mas Uki Bayu Sedjati.

      CINTA tak harus tentang hubungan lelaki dan perempuan
      bisa juga perjalanan hubungan yg lain
      rasanya, banyak masalah yg kita dipaksa harus menelan bulat2..
      meski itu berupa racun cinta yg bikin mabuk kepayang
      (bilangnya cinta, tapi merusak)

      tingkat ‘galau’ itu bisa jadi langsung hilang
      ketika menelan rembulan kedalam tenggorokan
      jadi yoo ditelan wae lah suka duka hidup ini
      toh dunia ini hanya panggung sandiwara
      🙂

Tinggalkan Balasan ke Astrid Suryapringga Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s