PERTIWI oh pertiwi…

Sepertinya kita sedang frustrasi
hingga lupa pada Pertiwi
ia belum bersuara
tapi sudah jelas protesnya
semua kita bersalah…
tak mampu melestarikan
keindahan penampilannya
maka ia pun menari gemulai
di antara percik api badai matahari

Atau, setitik debu dari badai pasir
yang menutup penglihatan kita
di sudut itu, angin tak sempat iba…
kemanakah perginya,
sajak perjuangan yang dulu?
sebelum kita menghias pakaian
Pertiwi..
mengapa kita lupa,
telah lahir dari rahimNya..? ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s